Kaya dari YOUTUBE

kaya dari youtube
kaya dari youtube

BENGKEL CORETAN – Diki, adalah nama seorang anak yang sangat pandai mengenai dunia internet. Diki menyukai internet ketika dia mendapatkan pelajaran tentang internet di bangku sekolah, karena ketertatikannya diki lalu belajar tentang internet kesana kemari dan membeli buku tentang internet.

diki memiliki seorang teman yang mempunyai hobi yang sama namanya Riko. Hingga suatu hari setelah membaca suatu artikel tentang YOUTUBE diki mendapatkan kenginan menjadi seorang youtuber karena dia melihat banyak orang yang menjadi youtuber ternyata bisa membuat sukses dan kaya. dia bertanya pada riko “gimana rik kamu setuju enggak kalau kita jadi youtuber ? lumayan ni bisa dapat duit banyak kita”, “ide bagus tu dik aku setuju banget ayo bangun chanel kita” jawab riko.

Setelah mereka belajar cara terkenal di Youtube lalu dibangunlah chanel youtube mereka berdua. Diki membuat chanel vlog, sedangkan Riko membuat chanel yang khusus game. satu per satu video yang mereka anggap bagus mulai mereka berdua unggah dan mulai meminta teman-teman dan keluarganya untuk nonton dan subscribe chanel mereka.

Seminggu kemudian chanel subscribernya bertambah menjadi 60 orang “wah lumayan ni baru seminggu udah dapat 60 subscriber beberapa bulan lagi bisa 1000 lebih ni rik” ujar diki, “iya ni bener bisa cepat kaya kita nanti dik” jawab riko dengan semangat.

Dengan semangat mereka rutin mengunggah video 3 kali seminggu, waktu berjalan mereka melihat video mereka semakin berkembang dan penonton semakin bertambah setiap harinya, hingga pada sautu ketika video mereka mulai mendapatkan komen negatif ada yang bilang “video lu kayak sampah !!!, sok terkenal lu !!!, kamera lu burik, editing lu ancur” dan lain semacamnya. tapi “tidak apa” ujar diki anggap saja itu orang iri melihat kesuksesan kita sambil menyemangati riko.

mereka berdua tetap berjuang dan tetap rutin unggah video karena mereka masih yakin dengan kesuksesan di youtube. Setelah lanjut lagi dengan chanel mereka riko memnerikan saran untuk diki “dik kata orang-orang kalau mau sukses di youtube kita musti kolaborasi dengan yutuber terkenal biar chanel kita ikut terkenal juga entar aku cari youtuber gaming dan lu cari youtuber vloger dik”, “ide brilian tu rik ayo kita coba” jawab diki dengan semangat.

lalu mulai lah mereka mencari target untuk diajak kolaborasi, mereka mulai mengirim pesan lewat instagram youtuber favorit mereka, setelah mengirim pesan mereka tunggu dan tunggu balasan dari sang youtuber hingga akhirnya mereka sadar bahwa pesan mereka sama sekali tidak direspon oleh sang youtuber. Saat itu pula mereka berdua mulai benci dan mengatakan bahwa para youtuber besar sombong karena tidak mau kolaborasi dengan mereka.

Tapi itu bukan halangan, bahkan mereka punya ide lagi bagaimana jika menirukan gaya youtuber favorit mereka dari perkataan, gaya berpakaian sampai peralatan untuk rekaman video. Yang terjadi video mereka malah semakin banyak komentar negatif yang mengatakan “jangan sok mau ikutan gayanya si arap lu, idih udah kayak banci aja lu vlognya” dan masih banyak lagi. di situ riko mulai stres karena tidak tahan dengan makian orang-orang dan dia memutuskan berhenti sebelum dia menerima bayaran dari youtube, sangat disayangkan.

Tapi Diki tetap lanjut dengan video vlognya dia tidak peduli dengan komentar orang hingga pada akhirnya diki mendapat pesan dari youtube bahwa chanelnya akan diiklankan, ah betapa senangnya diki karena videonya membuahkan hasil. Diki semakin bersemangat karena dia yakin kekayaan akan datang kepadanya sebentar lagi. Tiba saatnya pembayaran diki begegas mengecek akun adsensenya dan ternyata penghasilannya hanya Rp 50.000 saja.

Diki mulai kesal lalu berfikir lagi “oh enggak apa-apa ini baru bulan pertama, mungkin aku harus beli kamera DSLR biar video ku semakin bagus”. mulai lah diki mencari kesana kemari kamera yang bagus dan sesuai keinginannya dan akhirnya dapatlah sebuah kamera DSLR yang bagus.

dengan kamera yang baru diki semakin bersemangat sehingga video yang awalnya hanya diunggah 3 kali seminggu lalu diunggah setiap hari dan ternyata berhasil penonton diki semakin banyak. videonya sudah ditonton lebih dari 100.000 kali dan subscriber naik menjadi 10.000.

Semakin berbahagia lah diki, dan dia mulai mencari endorse. Diki melihat ada endorseman yang mungkin bisa memberi diki penghasilan tambahan tapi mereka mengatakan “tunggu sampai subscriber chanelmu menyentuh angka 500.000 baru kami akan memberikan endorse pada mu” diki mulai kecewa karena tidak bisa endorse di chanelnya.

Tanpa memikirkan endorse diki tetap dengan kegiatannya yaitu vlog, diki melakukannya setiap hari setiap saat karena obsesinya. semua kegiatannya direkam jalan-jalan direkam, ada orang bertamu direkam dan mau makan tetap direkam.

Singkat cerita, Diki dengan aktivitas vlognya yang keterlaluan bahkan bisa dikatakan aneh orang-orang mulai muak melihat chanelnya karena merasa tidak ada manfaatnya sama sekali, satu persatu subscribernya hilang semakin lama semakin menurun hingga sampai tersisa sedikit dan penghasilan dari chanelnya semakin berkurang padahal diki belum merasakan enaknya hasil dari youtube, diki mulai putus asa dia mulai sadar bahwa vlog yang dilakukannya setiap hari itu palsu dia tidak bisa menikmati hidupnya karena sibuk dengan kesenangan yang dibuat-buat.

keputus asaan itu membawa diki pada satu jalan karena hayalannya tentang kaya raya dan menjadi terkenal dari youtube tidak bisa dia raih diki menyesal, diki frustasi, diki depresi oleh hayalannya dan diki memutuskan mengakhiri hidupnya karena merasa sudah tidak ada gunanya berjuang karena hasilnya tetap NOL besar. Semua hayalannya kini ikut terbang bersama nyawa diki dan tidak akan pernah terwujud.

Note: kisah ini hanya sebuah fiktif belaka baik itu penamaan tokoh maupun alur cerita, tapi ada beberapa bagian cerita yang saya kutip dari chanel om “Deddy Corbuzier” yang diolah menjadi alur cerita.

Semoga cerita ini memberikan manfaat pada pembaca,
sekian kisah Kaya Dari Youtube.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *