Industri Hoaks Sudah Marak

iliustrasi hoax
iliustrasi hoax

BENGKEL CORETAN – Berita bohong dan palsu telah berubah menjadi industri dewasa ini. Istilah itu kemudian dikenal dengan sebutan hoax news atau fake news. Tak hanya bertujuan membohongi publik, kabar palsu juga telah menjadi propaganda politik. Tentu sangat menyesatkan dan sarat kepentingan dari kelompok tertentu.

Kira-kira, sejak dikumandangkannya kampanye The Arab Spring, terutama di kawasan Timur Tengah dan Afrika, kabar palsu mulai marak dan serentak. Secara umum, gerakan Arab Spring dimulai pada tahun 2010 silam. Secara politik, gerakan ini menandai kepentingan Amerika Serikat. Di mana kebijakannya lebih diarahkan ke kawasan Indo Pasifik dan Asia Pasifik. Itu terjadi di era kepemimpinan Barack Obama. Akibatnya, negara-negara Arab, sebagian Afrika, luluh lantak karena AS mengurangi keterlibatannya secara langsung.

Terlepas dari itu, kabar palsu kini telah melanda dunia. Hampir di seluruh negara muncul fenomena tersebut. Tak terkecuali di Indonesia. Terlebih setelah munculnya media sosial dewasa ini, internet mulai dijadikan sebagai alat dan media paling efektif karena bisa diakses secara bebas oleh masyarakat. Tanpa pandang bulu. Ditambah lagi munculnya smartphone yang kini hampir dimiliki semua orang.

Fenomena globalisasi teknologi kini telah melanda dunia. Tanpa batas, tanpa sekat. Orang sudah tidak punya lagi tempat persembunyian, alih-alih bersembunyi. Asal dia punya smartphone, keberadaannya mudah dilacak. Bahkan aktivitas kesehariannya pun tak sulit untuk diketahui.

Mengutip Nusantaranews, milenium ketiga adalah abad ruang angkasa dengan teknologi satelit sebagai tulang punggungnya. Satelit adalah aset strategis dunia masa depan karena fungsinya ibarat panca indra manusia.

Abad 21 adalah abad ruang angkasa dengan teknologi satelit sebagai tulang punggungnya. Satelit telah menjadi teknologi strategis karena memiliki fungsi sebagai indera pendengaran, indera komunikasi, juga indera pengelihatan, bahkan bisa menjadi kaki dan tangan sebuah negara bangsa. Satelit merupakan aset strategis dunia masa depan, bahkan dengan teknologi militer bisa menjadi alutsista yang mematikan.

Setelah globalisasi teknologi melanda dunia, segera muncul masalah baru yakni fenomena hoaks. Kini sudah demikian marak. Orang bebas membuat apa saja yang mereka mau, bahkan sampai menyingkirkan akal sehatnya. Informasi-informasi tak jelas sumbernya diunggah ke media sosial atas nama kebencian dan ketidaksukaan kepada orang lain. Inilah yang dimaksud industri hoaks.

Tak sedikit orang meraup keuntungan finansial dari penyebaran kabar palsu tersebut. Bahkan tanpa disadari, merusak kehidupan masyarakat. Akibatnya, terjadi pertikaian dan konflik tengah-tengah kehidupan. Suatu kondisi yang tentu sangat berbahaya. Negara-negara Timur Tengah dan Afrika merupakan contoh paling aktual. Banyak negara yang dirundung perang sipil, bahkan sampai puluhan tahun tak kunjung padam.

Semoga Indonesia terselamatkan dari perkara demikian. Sampai di sini, mari kita kembali merajut persatuan dan persaudaraan yang mulai kusut akibat derasanya arus globalisasi teknologi. Bukankah ini pesan suci?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *