Everyone Has His Own Game

Everyone Has His Own Game

(Wildan Sahidillah)

Permainan? Kenapa kita bahas permainan? Apa artinya permainan? Apa pentingnya permainan? Weits, jangan salah. Saya tidak akan membahas mengenai permainan, tetapi saya akan sedikit menyampaikan filosofi yang terkandung dalam sebuah kata “Permainan.” Bisa saya sebut dengan game.

Kehidupan seseorang itu milik orang tersebut, kau tidak bisa mempengaruhi dia untuk mengikutimu atau dia menyuruhmu untuk mengikutinya. Mungkin bisa, tapi hasil yang didapatkan akan berbeda, itulah yang dinamakan Everyone Has His Own Game. 

Intinya adalah semua orang itu memiliki kehidupan masing-masing. Mungkin ada yang memiliki pekerjaan yang sama, tetapi apa yang dimiliki berbeda, cara hidup berbeda, dan cara berpikir berbeda. Itulah beberapa faktor yang tidak bisa diubah dari game setiap orang.

Game di sini bukan hanya soal pekerjaan dan rezeki, tetapi lebih luas, seperti yang saya jelaskan di atas. Tidak ada seorang pun yang memiliki game yang sama, walaupun itu kakak beradik sekalipun. Takdir yang diberikan Allah S.w.t berbeda-beda, misalnya ada yang kehilangan orang tua sejak kecil, ada yang berjuang karena dorongan orang tua, dan ada juga yang tidak berjuang karena kekayaan yang dimiliki orang tuanya. Setiap orang memiliki perjuangan yang berbeda-beda, jadi jangan mencoba untuk menjadi orang lain, karena itu tidak akan pernah berhasil. Dirimu, ya dirimu sendiri, dengan segala kekompleksan masalahnya.

Takdir itu yang menentukan Allah S.w.t, tapi soal nasib, kita bisa mengubahnya. Asalkan kau berani mengambil resiko dan siap berjuang untuk mendapatkannya. Karena seinstan apa pun, tetap butuh proses, kan?

Poinnya adalah jangan mudah iri dengan apa yang didapatkan oleh orang lain, percayalah kalau kau bisa lebih dari mereka, optimislah, karena Allah tidak suka dengan orang-orang yang pesimis. Game dimulai dari kau berani untuk tidak mudah iri dengan orang lain, karena semua yang mereka dapatkan, kau tidak pernah tau apa yang mereka lakukan sebelumnya. Kau boleh iri, tapi bukan karena hasilnya, tapi bagaimana proses mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Trust me.

Jika kau orang yang mudah putus asa, kau tidak bisa akan mendapatkan apa yang kau inginkan. Kau kalah dengan orang lain. Tapi, bukan soal kalah atau tidaknya, tapi bagaimana kau bisa bangkit dari keputusasaanmu dan menjadi orang yang lebih optimis dari sebelumnya. Jadilah dirimu sendiri, tanpa merendahkan orang lain.

Merendahkan orang lain sama dengan menganggap dirimu seperti seorang yang paling mampu di dunia ini, padahal itu hal yang salah. Merendahkan/meremehkan orang lain adalah hal yang hina. Bagi saya, merendahkan orang lain adalah kejahatan. Jahat. Untuk itu, janganlah kau mudah iri dan merendahkan usaha orang lain, karena itu percuma. Belum tentu yang kau lakukan lebih baik dan besar dari orang yang kamu rendahkan.

Game adalah soal bagaimana dirimu terus berkembang dan berusaha untuk mencapai titik di mana dirimu lebih baik daripada yang sebelumnya. Dengan proses yang lebih baik tentunya.

Perlu diketahui bahwa semua orang akan bahagia apabila merasakan proses yang dia lakukan dan memetik hasilnya, itu merupakan kebanggaan tersendiri. Jadi, lakukan semaksimal mungkin yang kamu inginkan dan jangan mudah menyerah untuk meraihnya, stay strong, kawan!

“Jangan pernah meremehkan seseorang, karena Tuhan sekali pun tidak pernah.” – Dhonny Dirgantoro (5cm)

2 tanggapan untuk “Everyone Has His Own Game

  • 29 Desember 2018 pada 14:56
    Permalink

    super sekali, ini yang saya suka kalau wildan sudah menerbitkan artikelnya. singkat, padat, jelas, dan berbobot.

    Balas
    • 31 Desember 2018 pada 13:57
      Permalink

      Terima kasih, kak! :)) Semoga bermanfaat 🙏🏻

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *